Select Page
Jika Anda adalah seorang penulis konten (content writer), ada kala di saat Anda akan kehabisan ide untuk membuat sebuah konten yang menarik bagi konsumen. Ketika semangat telah berhenti mengalir untuk membuat satu konten, insiprasi yang diharapkan datang malah tidak berkaitan dengan konten pertama, namun berguna untuk membuat konten ke dua. Beralih ke konten ke dua, lagi-lagi inspirasi berhenti di tengah jalan dan ide yang muncul adalah untuk membuat konten ke tiga, begitu seterusnya. Hal ini meninggalkan Anda dengan banyak sekali konten buatan yang hanya setengah jadi, tanpa ada satu pun yang dapat di publish.

Sebenarnya, Anda dapat memanfaatkan konten setengah jadi yang telah dibuat dengan susah payah untuk membuat sebuah konten baru. Metode ini dikenal dengan konsep Frankenblogging. Lalu, bagaimana cara menerapkan metode Frankenblogging dengan baik ?

Langkah pertama dalam Frankenblogging adalah menemukan tema umum atau tautan antara dua atau lebih dari posting blog yang ditulis setengah, atau email buletin, dan menggabungkannya menjadi sesuatu yang hebat. Misalnya, katakanlah Anda memiliki posting yang ditulis setengah tentang mengidentifikasi influencer, tetapi Anda juga memiliki posting lain yang ditulis setengah tentang penggunaan daftar Twitter. Keduanya dapat dikaitkan satu sama lain dengan mempertimbangkan strategi hubungan yang dimiliki antara daftar Twitter dan influencer. Dan voila, Anda memiliki posting lengkap tentang menemukan influencer di Twitter dan bagaiamana mengikuti mereka secara efisien menggunakan daftar Twitter.

Namun, bagaimana Anda menjaga konten dan aset agar terorganisir sehingga Anda tidak kerepotan mencari arsip bagian (konten setengah jadi) yang Anda butuhkan? Manajemen konten yang tepat perlu dipertimbangkan, dan ada alat yang dapat membantu. Jika Anda bekerja dengan banyak video dan gambar, Anda akan membutuhkan sesuatu yang lebih berat. Dengan mengatur aset digital Anda di lokasi pusat seperti DropBox atau platform Google Drive, Anda dapat memastikan kemudahan untuk mengkakses kapan saja, di mana saja, dan dari perangkat apa pun. Kemampuan pencarian yang canggih berarti lebih sedikit waktu yang dihabiskan untuk mencari aset.

Mengelola konten dan aset media Anda dengan solusi manajemen aset digital juga memungkinkan Anda menempatkan watermark pada gambar, secara otomatis menanamkan hak cipta atau informasi kontak pada gambar. Anda juga dapat mengatur tanggal embargo untuk mengontrol ketika koleksi gambar atau alat pres kadaluwarsa, atau menerapkan efek lain yang meningkatkan keseluruhan konten.

Namun, Anda tetap perlu menjaga agar ‘konten gabungan’ Anda tetap masuk akal jika ingin menggunakan metode Frankenblogging. Mengawasi ide-ide dan apakah mereka masuk akal di pos yang sama, memastikan konten mudah dibaca dan mengalir seperti percakapan nyata. Anda tidak ingin membuat blog yang akhirnya malah memiliki maksud yang berbeda dengan yang ingin Anda sampaikan sebenarnya, itu semua harus melingkar kembali ke topik keseluruhan. Blog Anda dan potongan konten lainnya dimaksudkan untuk menjadi perpanjangan yang hidup dari merek Anda, jadi pastikan Anda mengontrol pesan dan target audiens Anda.